Susahnya nonton Dark S2, harus mikir keras!

Semacam review Dark season 2 (2019)

Awalnya sempet ragu mau nonton Dark karena tv show ini produksi German dengan bahasa German, telingaku nggak familiar takutnya kurang bisa menikmati. Tapi begitu banyak yang merekomendasikan series ini akhirnya nonton dan aku terpesona terperangah.

Dark sangat berbeda dari series2 lain, it’s so complicated unique twisted, bikin mikir, mikir keras. Iya, nonton Dark butuh konsentrasi penuh, perlu di pause dulu sebentar untuk mencerna plotnya. Jarang ada tv show yang mind blowing begini, it’s so dark it’s perfect.

Bersetting kota kecil Winden, seorang anak bernama Mikkel hilang di sebuah Gua tua, hilangnya Mikkel akhirnya menguak misteri yang berhubungan dengan masa lalu, masa kini, dan masa depan 4 keluarga.

Di season 1 kita tahu bahwa ada lubang waktu di dalam Gua, it’s a time machine, Mikkel hilang ‘terkirim’ ke masa lalu. Dan itu baru awalnya, it’s getting worse after that.

Aku kira season1 sudah cukup ‘gila’ dengan segala plotnya, ternyata season 2 lebih aneh lagi, it’s so fucked up.
The scripts, cinematography, and acting are all razor sharp. Jalan cerita susah ditebak, awal dan akhir saling berkaitan it’s an endless cycle. Kadang berasa otak-ku nggak sampai untuk mencerna semua ini. Dark is hard to watch, and impossible to stop watching.

Netflix mengumumkan Dark akan menjadi trilogi, so we will have season three. Penasaran bagaimana akhir dari semua ini.

You have to watch this!
Rated 9/10

What do you think?

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s